Kasus Rasisme Meningkat, Yaya Toure Takuti Hal Ini

Yaya Toure

Info Bola Terupdate – Yaya Toure mengaku risau dengan aksi rasisme. Mantan pemain yang pernah bergabung di Manchester City tersebut mengungkapkan keprihatinannya dengan dunia sepakbola yang masih begitu sulit menerima perbedaan.

Biasanya mantan pesepakbola akan bahagia jika berhasil membuat anaknya melanjutkan nama besar mereka dengan menjadi pesepakbola dunia. Namun, berbeda dengan Yaya Toure, yang mengatakan jika dia mengkhawatirkan sang anak karena masih maraknya aksi rasisme sepakbola dunia.

Dapat dipahami, pada perkembangan rasisme sepakbola dunia tersebut, mantan pemain dari Barcelona dan Manchester City tersebut mengatakan tidak senang jika anak-anaknya mengikuti jejaknya menjadi pesepakboka dunia nantinya. Yaya takut jika anak-anaknya akan mendapat perlakuan kasar seperti ejekan dan jadi korban pelemparan.

Sampai saat ini, Toure masih terbawa suasana dan emosi saat ada yang membicarakan mengenai rasisme. Ia mengaku mudah emosi jika ditanya soal hal tersebut, dia juga mengatakan jika masalah ini sudah menyakiti dirinya selama ini.

Yaya berharap bahwa dia berharap anak-anaknya dapat bermain dengan tenang dan nyaman sebagai pemain profesional tanpa harus mengalami kesakitan karena perlakuan orang lain. Di sisi lain, dia juga merasa kesulitan jika harus menghentikan keinginan anak-anaknya untuk tidak bermain sepak bola saat kasus rasisme masih berkembang.

Yaya Toure sendiri pernah mendapat pelecehan rasis yang lama ketika di Ukraina. Banyak kasus rasisme dalam dunia sepakbola yang dia soroti selama beberapa tahun ini dan merasakan jika pada tahun ini,  kasus rasisme di sepakbola semakin meningkat pada banyak pemain.

Selama perhelatan Kualifikasi Euro 2020 di Oktober lalu, pemain Inggris juga mendapat aksi rasisme. Kasus rasisme di sepakbola juga ditambah dengan yang dialami pemain Inter Milan, yakni Romelu Lukaku dan Brescia Mario Balotelli.

Walau pihak yang bertanggung jawab dalam masalah rasisme ini ada pada pihak Serie A, tim malah mengambil langkah yang kurang maksimal dalam mengatasi kasus rasisme di Italia. Serie A merilis prakarsa anti-rasisme dengan menampilkan lukisan monyet yang malah banyak mendapat kecaman.